Brand It Like Beckham : The World Football Anomaly

Pada Headline halaman depan Koran Kompas edisi Sabtu 18 Mei 2013, tertampang foto David Beckham  dengan judul “Mau ke Mana Lagi, Beckham?” Lalu di bagian olahraga, Beckham mengambil 1 halaman penuh. Bahkan Berita pembahasan tentang Europa League : Benfica vs Chelsea hanya mengambil setengah halaman. Ini adalah hal yang mengagumkan dan luar biasa. Selama 17 tahun saya nonton sepakbola, saya tidak pernah melihat ada pesepakbola (bahkan olahragawan lain) yang pensiun dan mengambil headline di surat kabar nasional! Hanya Beckham satu-satunya.

Beckham Pensiun - Kompas

Setelah Beckham menyatakan pensiun, seperti yang telah diduga, respon di seluruh dunia langsung berhamburan. Banyak sekali artikel menulis tentang Beckham yang diikuti dengan komen-komen orang dalam artikel tersebut. Hal yang membuat sedih adalah dari sekian banyak komen tersebut cukup banyak orang yang mengkritik bahkan menghina Beckham. Komen tersebut memiliki pesan yang senada, antara lain :

  • Beckham bukan pemain hebat, dia hanya modal ganteng dan penampilan
  • Beckham adalah pemain bola yang overrated
  • Beckham bukan pemain bola, hanya bintang iklan yang dikontrak klub demi alasan marketing

Selama saya membaca komen tersebut, saya tidak berhenti berpikir dan bertanya :

Apa salahnya seorang pesepakbola menjadi terkenal untuk hal di luar sepakbola?

Beckham adalah anomali di dunia sepakbola, bahkan di dunia olahraga. Beckham adalah satu-satunya pemain bola atau olahragawan yang namanya dikenal di seluruh dunia, bahkan oleh orang yang tidak suka sepakbola dan olahraga sekalipun. Namanya sudah dikenal bahkan melebihi batas lingkup olahraga, bahkan orang-orang selebritis dan Hollywood pun mengenalnya.

Mengapa bisa demikian?

Menurut saya, Beckham adalah satu-satunya pesepakbola yang komplit karena dia satu-satu pesepakbola yang mampu dengan sempurna menggabungkan keahlian sepakbola, marketing dan branding dengan sempurna. Saya sangat tidak setuju kalau Beckham dikatakan sebagai pesepakbola rata-rata yang terkenal hanya tampang. Beckham memang ridiculously  good looking, tapi banyak sekali pesepakbola lain yang ganteng dan mungkin lebih ganteng. Beckham faktanya telah menjadi kapten Inggris selama 6 tahun (kapten terlama) dan 2 kali memperoleh gelar  Runner Up FIFA WORLD FOOTBALLER of THE YEAR . Dua fakta itu sudah berbicara dengan keras bahwa Beckham memiliki kemampuan sepakbola di atas rata-rata. You will never be nominated as FIFA WORLD FOOTBALLER of THE YEAR twice if you don’t have any skills, do you?!

Selain itu Beckham memiliki sikap profesional. Kita hampir jarang mendengar Beckham memiliki kasus yang macam-macam dengan gaya hidup di luar lapangan, tidak seperti banyak superstar bola lainnya. Lalu ia juga memiliki passion yang luar biasa terhadap sepakbola dan hal ini terpancar keluar. Beckham juga dikenal sebagai pribadi yang memiliki jiwa sosial tinggi, terlihat dari banyaknya kegiatan amal yang ia lakukan. Semua faktor tersebut mampu diolah sedemikian rupa menjadi sebuah Brand yang menarik. Hal ini yang membedakan Beckham dari olahragawan dan pesepakbola lain di dunia. Beckham adalah marketer jenius. He is the first footballer that combine football skills in field, social altruism, fashion and metrosexuality in one package!

Kita hidup dalam masa di mana topik mengenai brand sedang booming. Berdasarkan pengalaman saya dalam membangun brand perusahaan dan personal ialah membangun Brand Image sangat tidak mudah. Banyak sekali hal yang harus dipertimbangkan, diselaraskan dan konsisten dari waktu ke waktu. Kita harus memiliki kontrol diri yang luar biasa untuk bertindak tidak hanya berdasarkan keinginan kita, melainkan bertindak yang tepat dan seharusnya, baru Brand Image dapat terbangun dengan konsisten. Dengan dasar pemikiran itu, kita harus memberikan apresiasi yang tinggi kepada Beckham. Dia mampu membangun Personal Brand Image dengan sangat luar biasa. Kehebatannya membangun brand terlihat dari Beckham yang selalu diminta untuk menjadi brand ambassador untuk banyak organisasi : Unicef, Adidas, International Olympic Committee, Sepakbola Amerika Serikat dan sebagainya.

Menurut saya, dalam kehidupan di era modern dan globalisasi, kita tidak cukup hanya ahli dalam satu hal saja (spesialis). Seorang pemain bola tidak cukup hanya memikirkan bagaimana cara bermain bola yang baik tanpa memikirkan bagaimana membangun image bagaimana orang lain melihat kita. Tidak cukup ketika kita seorang psikolog namun hanya memikirkan tentang ilmu yang kita pelajari tanpa kita belajar tentang bagaimana marketing untuk keahlian dan bidang kita. Ketika kita hanya memikirkan dan terfokus pada keahlian spesialisasi kita, maka kita pasti akan kalah bersaing dengan orang lain. Kita tidak bisa hanya menjadi guru, dokter, psikolog, koki, dan sebagainya tanpa membangun brand yang melebihi lingkup bidang keahlian kita. Brand image tidak hanya dibangun demi ketenaran semata. Membangun brand image yang baik akan membuat orang-orang sadar dan mulai mencari tahu tentang brand kita. Dengan demikian kita mampu dengan lebih mudah untuk mendidik pihak luar untuk lebih memahami bidang keahlian kita. Selain itu Brand Image adalah tuntutan bagi kita perseorangan ataupun badan usaha bisnis untuk mampu bersaing. Mereka yang memiliki Brand Image yang lemah akan selalu kalah bersaing dengan pihak yang mampu membangun Brand Image lebih baik. Sayangnya kesadaran ini masih sangat minim di masyarakat Indonesia.

Beckham BrandSingkat kata, belajarlah dari Beckham tentang penting membangun brand. Memang Beckham bukan pesepakbola terbaik dan terhebat, tapi dia adalah salah satu pelopor yang yang sadar dan mampu membangun Personal Brand Image sedemikian hebat. Sehingga tidak aneh Beckham menjadi pesepakbola dan olahragawan paling terkenal di muka bumi. Dan untuk kemampuannya  ini, saya rasa kita harus bisa menaruh rasa hormat dan angkat topi.

You can love him or hate him, it’s your choice. But either way we should respect him. 

Kastena Boshi

follow me @WilliamSBudiman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s