William Budiman


Leave a comment

Kolektor Sampah Emosi

Terkadang kita tidak perlu susah payah mengeluarkan uang banyak untuk pindah ke rumah baru, ke apartment baru ataupun ke tempat kos baru demi mendapatkan sebuah suasana tempat tinggal yang menyenangkan dan nyaman. Terkadang kita hanya butuh membuang semua barang yang sudah rusak, tidak terpakai ataupun yang disimpan hanya karena kenangan tertentu. Saat itu dilakukan, percayalah kita akan menemukan rumah/kamar/ruangan kita menjadi lebih luas, lega, bersih, nyaman, dan terkadang terasa seperti baru.

Sama dengan rumah/kamar/ruangan, maka psikologis manusia pun dapat ibarat seperti ruangan. Hal-hal yang kita taruh di sana akan mempengaruhi kondisi psikologis kita. Ketika kita ingin hidup yang nyaman dan bahagia, maka hal yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana kondisi ruang psikologis kita? Ada hal apa saja yang terletak di sana?

Ketika dalam ruang psikologis diri kita tersimpan banyak sekali sampah emosi, seperti kebencian, kekecewaan, luka batin, kemarahan, kecemburuan, kesedihan, sakit hati, perasaan bersalah dan masih banyak emosi negatif lainnya. Maka niscaya diri kita tidak akan pernah dapat merasakan ketenangan dan kebahagiaan. Ibarat ruangan yang terlalu banyak sampah di dalamnya, ruangan tersebut menjadi sempit, pengap, bau dan tidak menyenangkan untuk ditinggali.

Percuma ketika kita berusaha melakukan banyak hal untuk mendapatkan kebahagiaan, tetapi kita tidak pernah mau membuang sampah emosi tersebut dari diri kita. Hasilnya akan sama saja. Kita akan kesulitan merasa bahagia. Continue reading


1 Comment

3 Racun Kebahagiaan

Setiap saat saya berbicara soal kebahagiaan, saya selalu tertarik untuk membicarakan filosofi agama Budha.

Mengapa?

Karena menurut saya, agama Budha memiliki filosofi tentang kebahagiaan yang menurut saya pribadi sangat mirip dengan ilmu psikologi yang saya pelajari. Sebelum memulai semua pembicaraan tentang filosofi Budhis, saya mengaku kalau saya penganut agama Budha. Tetapi apa yang saya tuliskan ini bukan sebuah opini yang lahir dari pandangan bias, tetapi sebuah opini yang lahir dari sebuah pemahaman saat mempelajari kedua ilmu tersebut : Budhisme dan Psikologi.

Seperti yang saya tulis sebelumnya, bahwa semua orang pada dasarnya mencari kebahagiaan, tetapi seringkali seumur hidup terjebak dalam ketidakbahagiaan. Dalam agama Budha disebutkan ada 3 racun yang membuat manusia terjebak dalam samsara (kesengsaraan). Secara sederhana ketiga racun (bahasa sansekerta : triviṣa) adalah penyebab manusia melakukan perbuatan-perbuatan yang pada akhirnya membuat dirinya terjebak hidup dalam kesengsaraan. Ketiga racun inilah yang menyebabkan lahirnya karma dan pada akhirnya memutus hubungan manusia dengan sumber kebahagiaan utama : nirwana (surga).

Wheel Of Life (Roda Kehidupan)

Wheel Of Life (Roda Kehidupan)

Continue reading


3 Comments

3 Pelajaran Yang Perlu Masuk Kurikulum Pendidikan Indonesia

Mengajar seorang anak tentang bagaimana cara berlayar, bisa menjadi tepat ataupun menjadi sia-sia.

Sia-sia adalah ketika mengajarkan kepada anak yang tinggal di daerah pergunungan.

Tepat adalah ketika mengajarkan kepada seorang anak yang tinggal di daerah pantai atau kampung nelayan.

Sia-sia mengajarkan cara berlayar ke anak gunung, karena kebutuhan untuk berlayar minim atau bahkan tidak ada.

Tepat mengajarkan cara berlayar ke anak nelayan, karena mereka membutuhkan kemampuan tersebut untuk menunjang kehidupannya sehari-hari.

Melalui contoh di atas, kita melihat bahwa apakah suatu mata pelajaran itu tepat diajarkan atau hanya sebuah kesia-siaan, semua tergantung dengan relevansi mata pelajaran tersebut dengan kehidupan murid. Dengan kata lain yang lebih sederhana, pembelajaran yang baik harus memperhatikan kebutuhan anak-anak tersebut.

Better education Better nation

Ketika kita mengajarkan kepada seorang anak yang tidak ada relevansi dengan kehidupannya, baik sekarang ataupun di masa depan, maka hal tersebut menjadi sebuah kesia-siaan besar bagi sang murid. Anak tersebut telah menghabiskan berpuluh-puluh jam mempelajari sesuatu pelajaran yang penggunaan dalam kehidupannya sangat minim.

Sekarang kita berbicara tentang mata pelajaran dalam kurikulum pendidikan Indonesia.

Saya pribadi merasa bahwa mata pelajaran yang ada dalam kurikulum pendidikan kita, sebagian dapat digolongkan ke dalam kategori sia-sia, sebagian lagi masuk ke dalam kategori yang sudah tepat. Tetapi, selain kedua kategori tersebut, ada kategori ketiga. Kategori ini terdiri dari mata pelajaran-mata pelajaran yang  relevansinya dengan kebutuhan di masyarakat sangat tinggi, tetapi belum masuk dalam kurikulum. Sederhananya : dalam kehidupan sangat dibutuhkan tetapi tidak diajarkan di sekolah-sekolah.

Continue reading


Leave a comment

Kalau Manusia Adalah Komputer

Tahun 1822, Charles Babbage bertekad dan mulai mengembangkan sebuah alat yang dikenal dengan nama Difference Engine. Alat ini diperhitungkan sebagai kalkulator mekanik pertama di dunia yang mampu menghitung beberapa set angka dan mencetak hasil perhitungannya. Difference Engine adalah nenek moyang dan cikal bakal dari komputer modern saat ini.

Father of Computer and The World First Computer

Father of Computer and The World First Computer

Menurut saya, komputer adalah sebuah penemuan paling besar dan berpengaruh (selain roda dan kertas tentunya) dalam sejarah peradaban manusia. Saat ini komputer telah membantu manusia dalam menghasilkan jutaan hasil karya yang membantu kemajuan kebudayaan kita. Terutama setelah Bill Gates dengan perusahaan microsoftnya memungkinkan komputer masuk ke dalam setiap rumah, sehingga komputer semakin tidak terpisahkan dalam membantu aktivitas kehidupan sehari-hari manusia.

Komputer sekarang ini memang tidak dapat lagi dipisahkan dengan kehidupan manusia. Bahkan manusia pun dapat dianalogikan seperti komputer. Mari kita lihat elemen-elemen umum yang ada dalam komputer, lalu kita bandingkan dengan elemen yang ada pada manusia. Continue reading


3 Comments

Conditional Happiness Vs. Unconditional Happiness

Mari kita berandai-andai. Kalau saat ini juga teman-teman diberikan 2 pilihan yang dapat dikabulkan menjadi kenyataan saat ini juga, yaitu :

  1. You live happily ever after. Dengan kata lain, menjadi orang paling bahagia di dunia. Level kebahagiaan meningkat secara signifikan, yang artinya teman-teman merasa lega tanpa beban, merasa baik akan diri sendiri, stres menurun drastis, keeratan hubungan dengan teman dan keluarga meningkat, rasa penyesalan/bersalah/kemarahan menurun drastis (semoga kalau bisa malah menghilang), ceria, pikiran positif dan optimisme mengisi otak teman-teman.
  2. Dapat 2 milyar rupiah. DIBAYAR TUNAI.
bahagia mendadak vs. kaya mendadak

bahagia mendadak vs. kaya mendadak

Continue reading


2 Comments

Social Media : Connecting People by Disconnecting It!

social-mediaSemenjak awal sejarah peradaban manusia, dunia tidak pernah “sekecil” ini dan tidak pernah seseorang manusia dapat terhubung dengan sebegitu banyak orang pada saat yang bersamaan seperti masa sekarang ini. Tetapi sayangnya, manusia juga tidak pernah terputus seperti ini dengan lingkungan sosial di sekitarnya. Badan ada di tempat, tetapi “nyawa” ada di sosial media yang terdapat dalam gadget masing-masing.

Internet. Semua ini bermula dari internet.

Saya masih ingat pertama kali saya menggunakan internet yaitu ketika SMP 1, kurang lebih berumur 13 tahun. Saat itu internet masih mengguna dial-up. Semoga yang baca tulisan ini masih mengerti apa itu dial-upDial-up adalah cara untuk mengakses internet yang digunakan pada jaman Soeharto masih jadi presiden  sampai beberapa tahun setelah jaman reformasi. Penggunaannya adalah dengan mencolok kabel telepon ke modem yang tertanam di belakang CPU PC — Yes, laptop masih mahal dan Nokia 5110 masih merajai Indonesia — dan tekan tulisan dial sampai anda mendengar sebuah bunyi khas yang menandai generasi anak 90an di Indonesia.

Jika internet digunakan, maka telepon tidak bisa digunakan. Kecepatan internetnya jika dibandingkan dengan kecepatan broadband internet sekarang seperti mobil ferrari melawan bajaj. Download lagu berdurasi 5 menit memerlukan watu yang sama dengan mendownload film bioskop berdurasi 1.5 jam yang beresolusi Blue Ray!

dial up

Dial-up Internet

Namun dalam waktu kurang dari 20 tahun, perkembangan teknologi terutama internet sangat luar biasa. Sejak email pertama dikirimkan pada tahun 1971 dan World Wide Web pertama dikembangkan pada tahun 1991, teknologi telah mengalami sebuah revolusi yang  masif dan super cepat.

Jika pada jaman dial-up kita yang mendatangi internet, maka pada saat ini internet yang mengikuti kemana pun kita pergi.

Continue reading


Leave a comment

Tweets #MelekEmosi Pilihan part 8

Follow my tweet @WilliamSBudiman

  1. Nah diantara sekian banyak emosi, yang paling bahaya buat dipendem sendiri lama-lama dalam hati itu adalah marah. #MelekEmosi
  2. Melebihi segala jenis emosi lainnya, simpan and pendem marah itu dampaknya paling parah buat diri sendiri. #MelekEmosi
  3. Sayangnya byk org yang masih merasa kalau mendem marah (apalagi kalau cuma marah soal hal kecil) itu ga masalah. Tapi ga begitu! #MelekEmosi
  4. Marah = Rayap Super. Kesehatan Psikologis Manusia = Kotak Kayu. #MelekEmosi
  5. Marah=Rayap Super. Simpen marah dlm hati = buang rayap ke dlm kotak kayu. Jaminan “digerogotin” dari dlm sampai kotak itu rusak. #MelekEmosi
  6. Walau cuma 1 rayap kecil yang disimpen dlm kotak kayu. Tetap tunggu waktu cepat/lambat, kotak kayu kita bakal hancur juga. #MelekEmosi
  7. Kalau kita mau #SehatPsikologis, syarat utamanya adalah bisa ekspresiin marah dengan baik.
  8. Masalah utamanya : bagi kita org timur, kita sudah ditanamkan dalam-dalam dari kecil kalau marah itu salah! #MelekEmosi
  9. Makanya setiap kita marah, pasti kita dimarahin balik sama orangtua/guru karena kita marah. “Anak baik itu ga boleh marah!” #MelekEmosi
  10. Lucunya kl orgtua/guru marah = tanda sayang. Anak marah = salah/ga sopan. Kasihan ya kita dr kecil diajar buat jd ga konsisten! #MelekEmosi
  11. Mkny jg pas kita dimarahin,kita suka marah balik. Krn bagi kita,org itu melakukan hal yg tidak sepantasnya ke kita,yaitu: Marah. #MelekEmosi
  12. Kalau keyakinan kita dari kecil bahwa marah itu salah, gimana kita bisa mengekspresikan marah dengan baik? Kan ga boleh marah. #MelekEmosi
  13. Oleh krn itu,agar kita bisa mengekspresikan marah dengan baik, kita perlu mengubah mindset/pemikiran kita ttg marah itu sendiri. #MelekEmosi
  14. Marah itu kasihan. Dia selalu dikambinghitamkan dan dilabel buruk sama masyarakat. Padahal marah itu hal manusiawi loh. #MelekEmosi
  15. CATAT! Marah itu tidak pernah salah, bahkan wajar. Yang salah adalah cara dan kepada siapa kita marah. #MelekEmosi
  16. Kita srg bgt marah ke orang (bhkan benda/hewan) yang salah. Dan cara kita salah dan menyakiti. Ini sumber segala bencana dunia! #MelekEmosi
  17. “Marah itu mudah! Tp marah pada org yg bnr,pada saat yg bnr, u/ tujuan yg bnr & dgn cara yg bnr,itu yg tdk mudah!” ~Aristoteles #MelekEmosi

Kastena Boshi

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,159 other followers